Like really wanting to belonging a Books

Dulu semasa smk saya baru mengenal sesosok bernama Soe Hok Gie, saya cari tahu semua tentang dia, mulai dari buku tanggal lahir sampai kapan ia meninggal,

Rasa rasanya saat itu ingin sekali memiliki bukunya yang berjudul Catatan Seorang Demonstran, gatau kenapa rasanya benar2 menginginkannya.

Hari demi hari berlalu dan saya telah lulus dari smk, saya masih tetap menginginkan buku itu, saya cari ke toko buku tapi yang saya dapati hanya stok kosong,

Kemudian saya coba cari di online shop, ketemulah saya dengan buku itu, langsung saja saya beli tanpa ba bi bu,

Saya tunggu buku itu dengan sangat bersemangat, tetapi sesampainya buku itu di tangan saya, rasa rasanya saya sudah tidak bersemangat untuk membaca buku itu.

Saya memikirkan apa yang sebenarnya membuat saya menginginkan buku itu?

Menerima apresiasi dari orang2 atau mungkin dipandang keren.

Dari masalah buku ini saya tersadarkan akan satu hal, sejak saya kelas 10 rasa rasanya ingin sekali kuliah di jajaran kampus ternama, seperti itb, ui, ugm, unpad, dan lain2nya,

Perasaan itu bertahan sampai saya kelas 12, saya memutuskan untuk ikut snmptn dan dengan nekatnya ambil ipb ini salah satu keputusan terbodoh mungkin tapi gaperlu disesali, lalu gagal nggak nangis karna banyak temen2 yang gagal juga,

Sbm ambil ui, unj
Gagal ini sampai membuat saya menarik diri dari dunia luar, selalu sedih ketika melihat teman2 upload hal2 yang berkaitan dengan kegiatan kampusnya, saya masih belum menerima tapi saya coba buat terima

Saya putuskan untuk bekerja dan sambil belajar untuk sbm tahun depan,

Pas awal niat tuh pindah ke saintek lalu setengah bulan nyerah karna udah kecapean kerja dan jadwap tidur yang super duper random,

Pindahlah ke soshum, belajar ekonomi geo sosio dan sejarah, buat matdas gabelajar karna saya emang gapaham materi mtk kalo ga dijelasin secara tatap muka. Belajar jarang2 buka buku jarang2 udah kemakan males duluan.

Ternyata saya masih menginginkan itu 'kuliah dijajaran kampus ternama' berbekal ilmu yang saya pelajari saya memberanikan diri untuk ambil kampus ngetren lagi di sbm, ikut ujian pkn stan, ikut uin,

Dan pengumuman gagal semua

Lalu saya bertanya kepada diri saya, apa yang membuat saya ingin kuliah dikampus ternama? Saya coba jujur dengan diri saya sendiri dan menerima ke angkuhan saya agar saya sadar pada kenyataan :

1. Agar dipandang lebih (biasanya yg kuliah di kampus ternama ky pasti bakal ada nilai lebih prestige)
2. Agar nyari kerja lebih mudah
3. Get high salary

Tanpa sadar saya melupakan ilmu yang akan saya emban jika saya diterima, memang keliatanya saya begitu sangat menginginkan hampr2 tumpukqn buku disamping mayoritas sudah diisi tapi mungkin ketika saya sudah dapat disana saya tidak menjalankanya dengan sungguh2 sperti buku yang saya beli tadi.

Allah menyelamatkan saya dari hal hal yang mungkin saja tidak baik dan tidak saya butuhkan tapi Allah menempatkan saya yang insyaallah menjadi tempat baik yang bisa membuat saya berkembang menjadi manusia dewasa nan bijaksana selalu ingat ini

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(QS. Al-Baqarah : Ayat 216)

Salam.hanifah

Comments

Popular Posts