Insecurity

Tadi siang rasanya baru saja menonton Najwa Shihab bersama ke 4 saudaranya dan juga Ibunya bercengkrama ringan membahas soal Perempuan seiring dengan berlangsungnya hari Kartini yang berlagsung pada tanggal 21 April lalu.

dari vidieo itu aku belajar untuk percaya diri dan menganggap bahwa perempuan juga memiliki kapasitas yang sama seperti laki laki, seperti Nahla shihab katakan kalo kita berfikir bahwa kita bisa, seluruh bagian tubuh dan bahkan semesta akan membantu kita.

selepas menonton video itu aku merasa sedang memiliki percaya diri yang tinggi mulai menata pikiranku bahwa aku bisa melakukan hal apapun itu, namun, sayangnya hal itu tak berlangsung lama.

sore ini aku kembali mengecek instagram account ku, barangkali ada info penting yang tertinggal. sebenarnya aku memutuskan untuk tidak menggunakan Instagram sejak awal bulan lalu. hanya sesekali mengeceknya takut ada info yang terlewat. seperti biasa aku mengeceknya dan tidak ada info yang berarti, kemudian aku mengulir layar hpku melihat post-an orang-orang yang aku follow, banyak wajah nan rupawan yang di post oleh mereka, begitu pula juga dengan pencapaian yang mereka dapatkan.

sejenak aku tertegun. kembali masuk kedalam dunia insecure*ku yang sedang ku kelahi-i dari berbulan bulan lalu. aku bertanya-tanya

mengapa orang-orang sangat pandai dalam memposting photo dirinya?

mengapa mereka begitu memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi ?

mengapa aku tidak bisa melakukan hal itu? selalu ada perasaan tidak nyaman dan gelisah ketika aku melakukan hal itu, dan berakhir mengarsipkan postan itu dan menarik diri dari media sosial.

aku kembali meringkuk dan memeluk rasa gelisah serta ketidak percayaan diriku, kadang aku kesal sendiri, kenapa sih aku begini bgt orangnya? tidak bisakah aku berekspresi dan berbangga pada diriku sendiri? pada segala pencapaianku? dan merasa percaya diri atas diriku sendiri. tidak bisakah aku?

tentu saja bisa. tapi pikiranku yang mengarahkan untuk berprilaku tidak. pikiranku yang mengarahkanku untuk takut pada pandangan orang lain terhadapku, perasaan gelisah yang dipupuk dari acap kali ku coba untuk mengekspresikan diri

disaat beberapa orang mendambakan untuk menjadi seorang yang populer dikalangannya, aku lebih memilih untuk tetap di lingkup dekatku dan menjauhkan ke populeran itu. karna ku pikir menjadi populer sangat melelahkan.

sebeneranya ini bukan kali pertama aku merasakan hal seperti ini, ini sudah kesekian kalinya. awal mulai ku begini itu sejak tahun 2017. aku sampai tak mau orang-orang mengetahui siapa aku. karna pada saat itu aku mearsa malu untuk menjadi diriku sendiri.

aku harap aku bisa melewati masa masa ini yang menjadi kian sulit dan rumit yang secara tidak langsung memberhentikan diriku untuk berkembang. seorang pernah berkata "diumur segini memang sering terjadi konflik interpersonal"

semoga aku bisa menjadi bunga yang bermekaran di musim semi, dan berkata pada dunia bahwa aku bangga atas segala yang ada dalam hidup dan diriku,


sekian

tabik

hnfh

*insecure merupakan salah satu kondisi mental ketika kamu merasa cemas dan takut secara berlebihan sehingga kamu melakukan sesuatu dengan berhati-hati. Bahkan, terkadang seseorang yang mengalami insecure sering menaruh curiga pada orang lain maupun lingkungan di sekitarnya. (https://www.halodoc.com/ini-yang-akan-terjadi-ketika-merasa-insecure)

Comments

Popular Posts