Fatamorgana

Aku berdiri di tengah ruang hampa, aku ber-angan, Ntah berapa lama aku sudah ber-angan-angan, aku jatuh terdiam diri ku berkata pada ku, Apa semua angan hanya fatamorgana? Tabisa kau kejar tabisa kau gapai?. Aku linglung harus menjawab apa kepada diriku Dia berkata lagi, Apa angan tak bisa terwujud seperti yang kau mau?, aku hening diam termakan oleh waktu, aku menjawab dengan tenang, Angan bukan lah fatamorgana jika engkau berusaha dengan keras untuk menggapainya begitu kataku sambil tersenyum:), kini giliran diriku yang linglung mencari-cari jawaban atas sebuah angan yang terlihat seperti fatamorgana tak bisa kau gapai tak bisa kau sentuh. Tapi aku percaya bahwa angan bukan lah fatamorgana aku percaya semua angan, harap, dan cita bisa bener-benar terjadi jika kita berusaha keras dan berdoa:)
Sekian

Minggu 13 september
Dipagi yang dingin merusuk kalbu

Comments

Popular Posts